Banjir Rob Rendam Ratusan Rumah di Muara Baru

Banjir Rob Rendam Ratusan Rumah di Muara Baru

Fenomena pasang air laut maksimum (banjir rob) kembali merendam kawasan pemukiman padat penduduk di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa (18/8/2026). Air laut mulai meluap sejak siang hari dan menggenangi jalan lingkungan serta ratusan rumah warga dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 80 sentimeter.

Genangan air asin yang tak kunjung surut melumpuhkan aktivitas perekonomian warga pesisir, mengganggu akses transportasi, dan merusak berbagai perabotan rumah tangga. Kondisi diperparah oleh saluran drainase yang tidak mampu menampung volume air laut yang melimpas tanggul penahan.

Salah seorang warga RT 06 Muara Baru, Suwarno (51), menceritakan kesulitan yang harus dihadapi keluarganya saat air rob masuk ke dalam rumah:

“Air pasang naiknya cepat sekali mulai jam dua siang. Kami cuma sempat menaikkan kasur dan kulkas ke atas meja. Setiap rob datang, kami susah tidur karena takut air makin tinggi di malam hari. Anak-anak juga mulai gatal-gatal karena airnya kotor bercampur sampah selokan. Kami sangat butuh bantuan air bersih dan pompa untuk sedot air.”

Genangan air laut yang bercampur limbah pemukiman mulai memicu berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit kulit, diare, dan infeksi saluran pernapasan. Kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan para penyintas saat ini mencakup pasokan air bersih siap minum, makanan siap saji, obat-obatan serta salep kulit, alas tidur darurat, dan perlengkapan pembersih lumpur.

Mari Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir Rob

Saudara-saudara kita di pesisir Muara Baru membutuhkan uluran tangan untuk bertahan dan pulih dari bencana air pasang ini. Kebaikan Anda akan sangat berarti dalam menyediakan air bersih, makanan, serta obat-obatan bagi keluarga terdampak.

Salurkan kepedulian Anda melalui tautan resmi donasi berikut:

👉 [Tautan Donasi: bit.ly/PeduliBanjirRobMuaraBaru]

Leave a Comment