Kebakaran hebat melanda kompleks pasar tradisional di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Rabu dini hari (12/8/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Kobaran api yang berkobar dengan cepat menghanguskan sedikitnya 60 kios yang menjual bahan sembako, pakaian, dan perabot rumah tangga.

Banyaknya material yang mudah terbakar serta sekat antar-kios yang terbuat dari kayu membuat si jago merah menyebar luas dalam waktu singkat. Sebanyak 22 unit mobil pemadam kebakaran beserta puluhan personel Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan dikerahkan ke lokasi dan berhasil melokalisasi api setelah berjuang selama lebih dari tiga jam.
Peristiwa yang terjadi saat sebagian besar pedagang masih terlelap tersebut menyisakan duka mendalam dan kerugian materiel yang besar. Syamsudin (53), salah seorang pedagang pakaian yang kiosnya ludes terbakar, menuturkan kesedihannya saat melihat tempat usahanya rata dengan tanah:
“Saya ditelepon teman sesama pedagang jam tiga pagi katanya blok kios kami terbakar. Waktu saya sampai di lokasi, api sudah membubung tinggi sekali sampai ke atap. Tidak ada satu pun barang dagangan atau modal usaha yang sempat saya selamatkan. Semua pakaian stok jualan habis jadi abu. Bingung sekali bagaimana mulai usaha lagi untuk menghidupi keluarga.”
Akibat kebakaran ini, puluhan pedagang kehilangan mata pencaharian utama dan modal kerja yang telah dikumpulkan bertahun-tahun. Kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan oleh para korban terdampak meliputi bantuan modal usaha darurat, paket sembako untuk keluarga pedagang, terpal serta tenda lapak sementara agar mereka dapat kembali berjualan, dan pendampingan psikososial.
Mari Bantu Pemulihan Pedagang Pasar Minggu
Kehilangan mata pencaharian merupakan pukulan berat bagi saudara-saudara kita para pelaku usaha kecil di Pasar Minggu. Uluran tangan dan donasi terbaik dari Anda sangat berarti untuk membantu mereka bangkit kembali menata usaha serta memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Salurkan kepedulian Anda melalui tautan resmi donasi berikut:
