Suasana halaman Yayasan Cendikia Indonesia Taqwa (YACINTA) di Desa Jejalenjaya, Tambun Utara, tampak begitu meriah dan penuh warna. Ratusan pasang mata memancarkan binar bahagia saat bendera merah putih berkibar menyambut perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Sejak pagi hari, anak-anak, remaja, hingga kalangan ibu-ibu warga sekitar telah berkumpul memadati area yayasan dengan antusiasme yang membuncah.

Perayaan kali ini menghadirkan beragam perlombaan rakyat yang dirancang untuk mengasah ketangkasan, konsentrasi, sekaligus mempererat rasa kebersamaan. Halaman yayasan mendadak riuh oleh sorak-sorai penonton saat perlombaan dimulai. Untuk kategori anak-anak, keceriaan tampak nyata pada lomba mewarnai bertema kemerdekaan, lomba sendok kelereng yang menuntut keseimbangan ekstra, hingga lomba jalan lurus yang mengundang tawa geli karena langkah peserta yang kerap berbelok tanpa sadar.

Tidak kalah seru, ketangkasan fisik dan koordinasi anak-anak diuji melalui lomba lidi karet, lempar bola ke keranjang, dan adu kecepatan dalam lomba rebut gelas. Nuansa edukasi juga dihadirkan lewat lomba Cerdas Cermat AB yang menguji wawasan kebangsaan para adik-adik binaan dan warga. Semangat kompetisi yang sehat terlihat jelas ketika setiap peserta berusaha memberikan penampilan terbaik mereka demi membawa pulang hadiah kebanggaan.

Kemeriahan semakin memuncak saat kategori ibu-ibu dan perlombaan tim dimulai. Kaum ibu di Desa Jejalenjaya membuktikan kekompakan mereka melalui lomba bola kardus yang membutuhkan kerja sama taktik, serta lomba joget balon yang sukses memecah tawa seluruh hadirin. Tak ketinggalan, kearifan permainan tradisional tetap dilestarikan melalui lomba congklak yang sarat strategi dan ketelitian.
“Kemerdekaan bukan sebatas mengenang perjuangan masa lalu, melainkan menjaga nyala persatuan melalui kebersamaan, kepedulian, dan karya nyata untuk lingkungan sekitar.”
Perlombaan beregu menjadi panggung utama dalam membangun kekompakan antarwarga. Di tengah terik matahari Tambun Utara, keringat dan kelelahan tidak melunturkan senyum para peserta. Solidaritas antara pengurus yayasan dan warga Jejalenjaya terjalin begitu hangat, mencerminkan nilai gotong royong yang menjadi akar budaya bangsa Indonesia.
Kegiatan peringatan kemerdekaan ini bukan sekadar ajang perebutan hadiah, melainkan ruang temu untuk memperkuat silaturahmi, memupuk sportivitas, dan membangkitkan rasa nasionalisme di tingkat akar rumput. Melalui tawa ceria anak-anak dan semangat pantang menyerah para ibu, YACINTA berhasil menghidupkan makna kemerdekaan secara nyata di tengah lingkungan masyarakat desa.
